skip to main |
skip to sidebar

Film Azumi bercerita tentang sekelompok anak muda yang sejak kecil dididik untuk menjadi pembunuh oleh seorang samurai. Salah satu dari anak-anak muda tersebut adalah Azumi (Aya Ueto), yang juga merupakan satu-satunya perempuan di kelompok itu. Ibunya meninggal saat ia masih kecil karena dibunuh, sejak itu ia diasuh oleh si samurai itu. Bersama-sama dengan 9 kawannya, sejak kecil Azumi dididik bela diri serta ilmu pedang. Lalu pada suatu hari, sang guru (yang dipanggil Jiji) akhirnya memberikan suatu tugas pada mereka, yaitu membunuh 3 orang penguasa klan toyotomi yang pada saat itu bermaksud untuk mengadakan perang (detailnya saya gak begitu ngerti). Sebelum misi tersebut dijalankan, sang guru memberi tantangan pada mereka. Mereka disuruh berpasangan dengan teman yang paling mereka sukai, dan saling membunuh. Yang hidup, itulah yang akan melanjutkan misi mereka (ini juga salah satu cara agar mereka sanggup menjadi pembunuh berdarah dingin). Awalnya mereka hanya diam saja, tidak tahu harus berbuat apa. Lalu, Ukiha (Narimiya Hiroki) menuruti perintah gurunya dan menjadi yang pertama melakukan tugas itu, dengan membunuh pasangannya. Akhirnya pertarungan antara para sahabat itu dimulai. Azumi yang sebenarnya menaruh hati pada Nachi (Shun Oguri) yang merupakan pasangannya, awalnya hanya mampu diam dan tak mampu berbuat apa-apa. Namun, akhirnya ia terpaksa membunuh Nachi karena Nachi memulai serangannya. Akhirnya, dari kesepuluh orang itu tersisa lima orang. Dengan perasaan pilu karena mereka terpaksa membunuh sahabatnya sendiri, misi pun dimulai. Bersama jiji, sang guru, mereka memulai tugas mereka untuk membunuh tiga orang penguasa ini: Nagamasa Asano, Kiyomasa Kato, dan Sanada Masayuki (btw mereka ini adalah tokoh-tokoh nyata yang ada dalam sejarah Jepang). Tentunya misi ini tidaklah mudah untuk dijalankan, apalagi para penguasa ini dilindungi oleh banyak prajurit serta pembunuh-pembunuh handal, seperti Saru, Bijomaru (Joe Odagiri), dan yang lainnya. Jadi, bagaimana selanjutnya? Apakah Azumi dan kawan-kawannya akan berhasil menjalankan misi tersebut? Siapakah yang akan tetap bertahan hidup?
My Opinion:
Film ini termasuk film action jepang yang bagus sekali. Pertempurannya hebat, luar biasa, sekaligus bikin tegang juga. Ceritanya juga menurut saya bagus, apalagi di sini juga kita diperlihatkan pada perasaan-perasaan yang berkecamuk di hati Azumi. Di satu sisi, dengan penurutnya ia menjalankan tugasnya sebagai pembunuh, namun di sisi lain masih ada rasa kemanusiaan dalam dirinya. “Guru, apa benar orang-orang yang kita bunuh adalah orang jahat?” itu adalah salah satu pertanyaan yang menurut saya lumayan nancep. Melihat banyaknya prajurit yang melindungi para penguasa itu dibunuh oleh Azumi dkk, bikin saya bertanya-tanya hal sama juga. Emang bener ya mereka semua itu jahat? Bisa saja kan mereka bekerja pada penguasa itu karena terpaksa untuk menghidupi keluarganya? Hal itulah yang dipikirkan Azumi. Saat bertemu dengan Yae, gadis manis yang merupakan seorang pemain sandiwara yang teman-temannya dibunuh oleh pembunuh yang mengincar Azumi dkk, ia mulai merasakan kebimbangan. Yae mengajaknya untuk hidup normal bersamanya dan berhenti menjadi pembunuh. Azumi pun mulai berpikir untuk hidup normal seperti orang-orang biasa. Namun, serangan orang-orang jahat yang menimpa mereka menyadarkan Azumi bahwa takdir memang kejam. Ia menyadari bahwa menjadi pembunuh adalah takdirnya, dan kemana pun ia pergi, takdir itu selalu memburunya dan ia tidak akan bisa kabur lagi.
Buat akting pemainnya juga bagus-bagus. Aya Ueto sukses memerankan Azumi, samurai cantik yang sangat mahir memainkan pedangnya. Ekspresinya waktu membunuh bagus sekali. Apalagi pas adegan akhir, ketika dia sendirian membunuh ratusan orang itu (yang agak gak masuk akal juga sih, tapi karena ini film, telen aja lah). Saya juga suka sama Hiroki Narimiya di sini sebagai Kiha yang paling total dalam menjalankan tugasnya dan sangat setia pada gurunya. Cakep deh dia di sini XD. Yang perlu dikasih empat jempol aktingnya di sini tentu saja Odagiri Joe, yang berperan sebagai Bijomaru, seorang pembunuh yang menjadi musuh Azumi dkk. Sumpah, aktingnya psycho banget di sini, udah gitu wajahnya cukup cantik lagi.
Film Azumi 1 (2003) ini masih ada lanjutannya, yaitu Azumi 2: Death or Love. Di film ini Azumi melanjutkan misinya yang belum selesai di film pertama, mungkin film keduanya akan saya review juga kapan-kapan.
Pretty Woman merupakan sebuah film Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 1990. Film yang disutradarai oleh Garry Marshall ini pemainnya antara lain ialah Richard Gere, Julia Roberts, dan lain-lain. Tanggal rilisnya pada 23 Maret 1990.
Kisah berawal ketika Vivian mengusulkan kepada Edward agar membawanya untuk memandu pengusaha tersebut dengan sejumlah bayaran lantaran tertarik pada mobil sport milik kawan Edward yang dipinjam pengusaha tersebut. Rupanya Vivian tahu banyak soal mobil sehingga membuat Edward terkesan. Akhirnya Edward mengundang Vivian untuk melewatkan malam di hotel bersamanya.
Ternyata Edward dan Vivian menyukai satu sama lain dan menikmati kebersamaan mereka. Padahal latar belakang mereka sangat berbeda bagaikan langit dan bumi, Edward Lewis adalah pengusaha kaya yang tidak kenal belas kasihan dalam spesialisasinya, yakni mengambil alih perusahaan-perusahaan dengan harga murah dan menjualnya sepotong demi sepotong dengan harga yang mahal. Sedangkan Vivian Ward yang datang dari kota kecil namun tidak punya keahlian satupun lantaran drop out dari sekolah menengahnya, akhirnya terpaksa menjadi pelacur untuk menyambung hidupnya di Los Angeles.
Edward yang begitu menikmati kehadiran Vivian sehingga tidak mau pertemuan mereka berakhir begitu saja. Kebetulan ia membutuhkan seorang wanita yang dapat mendampinginya dalam berbagai acara pesta bisnis maupun sosial, sehingga menawarkan Vivian agar menjadi escort-nya dengan imbalan bayaran sebesar US$ 3.000, pakaian mahal yang bercita rasa tinggi serta mengunjungi opera.
Tentu Vivian menerima tawaran tersebut, namun masalahnya ia adalah gadis udik yang tidak mengenal tata aturan kelas elit. Oleh karena itu, manajer hotel Edward yakni Bernard "Barney" Thompson diminta untuk melatih Vivian bagaimana menempatkan diri dalam berbagai situasi, berdandan, mengikuti berbagai aturan yang harus dipatuhi agar Vivian dapat menjadi wanita anggun serta berkelas. Yang unik adalah perubahan sikap Barney yang tadinya begitu curiga atas kehadiran Vivian di hotel mahalnya, akhirnya menganggapnya seperti keponakannya sendiri.
Ternyata usaha Barney dapat dikatakan cukup berhasil sehinggga Vivian tidak lagi menjadi wanita kampungan dan dapat menemani Edward dalam berbagai acara. Hari demi hari berlalu ternyata hubungan mereka tidak lagi terbatas pada rasa suka belaka, namun telah tumbuh menjadi perasaan yang lebih dalam, yakni cinta. Selain itu, kebersamaan mereka telah mempengaruhi satu sama lain seperti Edward makin lama makin lembut hatinya dan telah berkurang sikap tidak kenal belas kasihan, sedangkan bagi Vivian adalah kesempatan kedua untuk memulai hidup baru.
Tetapi timbul masalah karena Vivian dikenali oleh salah satu rekan bisnis Edward sebagai pelacur yang ternyata pernah dikencaninya sehingga menimbulkan suasana tidak mengenakkan di antara Vivian dan Edward. Apalagi Edward tampak seolah mengingkari adanya perasaan cinta di antara keduanya. Akibatnya Vivian merasa tersinggung atas sikap Edward yang seperti melecehkan dirinya. Selain karena merasa masih mempunyai harga diri, maka ia pergi meninggalkan tanpa mengambil imbalannya. Tidak hanya itu, Vivian juga meninggalkan pekerjaan haramnya untuk kembali ke jalan lurus.
Bagaimana sikap Edward dalam menghadapi kepergian Vivian yang sebenarnya dicintainya dari hidupnya ? Lalu apakah mereka memang ditakdirkan untuk tidak menyatu ? Jangan Anda lewatkan film komedi romantis yang berhasil melejitkan karier Julia Roberts ke jajaran artis papan atas Hollywood dan juga berhasil memperlihatkan kematangan akting Richard Gere yang selama ini dianggap sebagai simbol seks belaka. Apalagi film "Pretty Woman" ini berhasil mencetak box office dalam peredarannya di Amerika Serikat maupun dunia serta memperoleh pujian dari para kritikus.
Pemain
Julia Roberts sebagai Vivian Ward
Richard Gere sebagai Edward Lewis
Ralph Bellamy sebagai James Morse
Jason Alexander sebagai Philip Stuckey
Laura San Giacomo sebagai Kit De Luca
Alex Hyde-White sebagai David Morse
Amy Yasbeck sebagai Elizabeth Stuckey
Elinor Donahue sebagai Bridget
Hector Elizondo sebagai Bernard Thompson
Judith Baldwin sebagai Susan
Sutradara : Ang Lee
Ditayangkan : 12 Nopember 2012
SINOPSIS FILM LIFE OF PI :
Film Life of Pi bercerita tentang kisah petualangan Pi yang sangat menakjubkan. Pi adalah anak pemilik kebun binatang di India. Kemudian keluarganya sepakat untuk menjual semua hewan yang mereka punya dan pindah ke Kanada karena masalah politik dengan menumpang kapal. Namun kemudian kapal tersebut karam di lautan Pasifik, keluarga Pi dan sebagian besar binatang ikut tenggelam. Sedangkan Pi berhasil selamat dan terapung di sebuah rakit kecil bersama zebra, orang utan, hyena dan harimau. Ia pun berjuang untuk bertahan hidup.
Selama hampir delapan bulan, Pi bertahan hidup dengan memancing. Pi berhasil mencapai pantai Meksico dan ditemukan tim penyelamat. Pi pun diwawancarai tentang peristiwa yang dialaminya. Sayangnya, mereka tak mempercayai apa yang ia ceritakan. Pi pun berpikir mereka tidak percaya karena ia mengikutsertakan para binatang.
PLOT CERITA
Seorang pria bernama Pi menceritakan kisah yang terjadi ketika ia berusia 16 tahun. Ketika keluarganya memutuskan untuk memindahkan kebun binatang mereka dari India ke Kanada, Pi menjadi satu-satunya orang yang selamat dari karamnya kapal kargo yang mereka tumpangi.
Di atas sekoci, ia bersama hewan lainnya yang selamat, seekor zebra yang mengalami patah kaki, seekor hyena, orangutan betina dan Harimau Benggala agresif bernama Richard Parker. Hyena memangsa zebra dan kemudian orangutan. Setelah harimau memangsa hyena, Pi mencoba menangkap ikan untuk ia berikan kepada harimau sebelum ia sendiri menjadi santapan.
Ketika petugas dari Departemen Kelautan tidak mempercayai ceritanya, Pi akhirnya mengubah kisahnya. Kali ini, ia mengaku bersekoci dengan ibunya, seorang pelaut dengan kaki yang patah, dan juru masak kapal, yang membunuh si pelaut dan Ibu Pi.
Bagaimana? Tertarik untuk menonton film ini?
Menurut saya, film ini sangat bagus. Dari segi pengambilan gambar, suara. Hingga proses editing yang cukup apik. Juga visual efek yang di tampilkan dalam film ini. Terlepas dari masalah teknis, sekarang kita coba ungkap lebih dalam. Apa yang sebenarnya menarik dalam film ini.
Jujur saja, saya baru satu kali menonton film ini. Dan selama pertunjukan film berlangsung, saya seperti tidak berada dalam gedung bioskop. Tapi seperti ikut merasakan apa yang terjadi dalam film itu.
Pernah terbayang oleh kalian, ketika sedang terdampar di tengah lautan luas. Hanya bermodalkan kapal penyalamat yang kecil (sekoci) dan di temani oleh seekor macan yang cukup buas. Pasti sulit untuk membayangkan hal tersebut bukan. Dan yang lebih mengerikan lagi, anda harus menahan lapar selama berhari-hari lamanya. Menahan rasa haus yang cukup dahaga setiap waktu. Saya berpikir, tidak ada yang sanggup untuk hidup dalam kondisi dan situasi yang cukup "gila" itu.
Namun di dalam film Life Of Pi, semua seperti tidak ada yang tidak mungkin. Selama berhari-hari Pi harus berkutat dalam situasi seperti itu. Pasca kapal besar yang ia tumpangi bersama keluarganya terbalik, karena badai yang begitu dahsyat. Beruntung bagi Pi ia masih bisa selamat, walau pun Ayah, Ibu. Dan saudaranya tidak bisa selamat. Pi pun sangat tidak merasa senang ketika menyadari dirinya telah selamat, karena disisi lain ia tidak bisa menyelamatkan hidup orang-orang yang sangat penting dalam hidupnya. Tidak cukup sampai disitu, penderitaan Pi harus bertambah ketika tak ada satu pun orang yang menyelamatkan dirinya. Dan ia harus berjuang hidup di tengah lautan yang begitu luas. Hanya ditemani beberapa sisa hewan yang masih hidup dari kebun binatang milik keluarganya, salah satunya adalah macan bengali yang bernama Richard Parker. Cukup buas dan menakutkan awalnya bagi Pi, tapi hal itu tidak berlangsung lama. Ia hanya butuh waktu beberapa hari untuk menguasai dan menjinakkan macan tersebut.
Selama berhari-hari itu pula Pi harus tetap berpikir dan berdoa, juga sesekali menyalahkan diri atas kejadian tersebut. Perlahan Pi mulai menemukan jalan dalam kebuntuan tesebut, mulai menemukan semangat untuk tetap hidup dan bertahan.
Pi adalah sosok yang jenius, dalam kekacauan itu. Ia tahu apa yang mesti ia lakukan, terus berusaha dan berjuang adalah hal yang selalu di lakukan oleh Pi. Sekecil apa pun kesempatan yang ia dapatkan untuk keluar dalam masalah tersebut, Pi tetap mengambilnya. Tidak jarang Pi merasakan lelah terhadap apa yang telah ia lakukan, dan merasa frustasi. Putus asa dan kecewa sudah pasti menghantui didalam benak seorang Pi, bagaimana tidak. Pi seperti merasa telah di buang oleh Tuhan, seperti di tampar dengan keras. Lebih keras dari tamparan ombak besar, yang setiap hari ia rasakan ketika sedang terjadi badai di lautan.
Walau pun Pi berada di tengah lautan yang begitu luas, ruang untuk dia bergerak hanya seukuran kapal yang begitu kecil. Tapi ia masih punya ruang pemikiran yang begitu luas, lebih luas dari lautan tersebut.
Jika kita mau masuk lebih dalam, kedalam cerita ini. Sesungguhnya kisah ini lebih kepada "perjalanan" spiritual seorang Pi kepada Tuhan. Ia benar-benar merasakan bahwa Tuhan itu ada, dan Tuhan telah mengajarkan banyak hal kepadanya.
Berikut ulasan yang telalu singkat dari saya tentang Film Life Of pi. Ada baiknya kalian menonton film tesebut, lalu berbagi pengalaman setelah menonton filmnya. Satu hal yang bisa saya pelajari, yaitu tentang bagaimana kita tahu bahwa Tuhan benar-benar bersama kita, bila kita tidak berada dalam situasi yang sulit seperti itu.
Skyfall adalah film mata-mata kedua puluh tiga di seri James Bond produksi EON Productions bersama MGM, Columbia Pictures dan Sony Pictures Entertainment. Film ini menjadi penampilan ketiga Daniel Craig sebagai James Bond, dan Javier Bardem sebagai Raoul Silva, penjahat utama dalam film ini. Skyfall disutradarai oleh Sam Mendes dengan cerita yang ditulis oleh John Logan, Neal Purvis dan Robert Wade.
Mendes didekati untuk menyutradarai film setelah rilis Quantum of Solace pada tahun 2008. Namun, produksi dihentikan saat MGM sedang dalam kesulitan keuangan, dan tidak akan melanjutkan sampai dengan Desember 2010. Selama waktu ini, Mendes tetap melekat pada proyek tersebut sebagai "konsultan", meskipun aslinya penulis skenario Peter Morgan meninggalkan proyek selama tertunda. Setelah produksi berjalan kembali, Logan, Purvis dan Wade terus menulis apa yang akan menjadi versi final dari skenario, menggabungkan ide-ide Morgan di dalamnya. Syuting dimulai pada bulan November 2011 dan dilakukan di Inggris, Cina dan Turki.
Film dimulai ketika James Bond bersama Eve Moneypenny sedang berada di Turki dalam sebuah misi, Bond menemukan mayat dari Agen Rahasia MI6 yang disinyalir merupakan hasil dari serangkai penyerangan beruntun terhadap rumah aman MI6 di Istanbul. Sementara itu, Bond yang menemukan satu Agen yang berada dalam keadaan sekarat, yaitu Agen Ronson yang kebetulan memegang Laptop dari MI6 telah dilucuti perangkat kerasnya oleh seorang tak dikenal, melalui telepon satelit, Bond menjelaskan harddisk laptop telah dicuri. M kemudian langsung meminta Bond untuk langsung mengambil Harddisk yang telah diambil tersebut dan ternyata berisi rincian semua agen NATO yang beroperasi dan menyamar didalam organisasi teroris di seluruh dunia. Akibatnya, Bond dan Moneypenny harus mengejar sang penyerang untuk mendapatkan kembali perangkat yang sensitif itu. Selama pengejaran berlangsung, Bond sempat tertembak di bahu, tapi Ia terus mengejar. Sementara itu, Moneypenny yang terus mengejar Bond diminta oleh M untuk menembak sang penyerang, tetapi Moneypenny terus mengatakan "Sasaran tembak tidak bagus", tetapi akhirnya Ia menembak juga setelah di paksa oleh M yang akhirnya membuat Bond tertembak jatuh dari atas kereta. Akibat hal itu, M selaku kepala pimpinan sekaligus operasi, M mengklasifikasikan "kematiannya" dengan kategori "hilang, diduga dibunuh".
Beberapa hari setelah gagalnya James dan Moneypenny dalam misi MI6 di Istanbul, muncul lima nama agen dari berbagai instansi intelijen gabungan NATO yang dirilis ke internet dalam bentuk Video di Youtube, pemilik akun sekaligus pembocor rahasia akan selalu mengumumkan 5 nama setiap minggu, di lain masalah, M sedang berada di bawah tekanan politik sebelum memasuki masa pensiun, Ia langsung melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Keamanan dan Intelijen, Gareth Mallory untuk membahas hal ini. Sesudahnya dari gedung Komite, Asisten M (Bill Tanner) melaporkan terjadi malfungsi pada komputer M dan setelah diselidiki, terjadi kejahatan siber terhadap orang yang tidak dikenal setelah itu, laptop sang asisten tiba tiba bertuliskan "Think on Your Sins" (pikirkan dosa dosamu) tak lama kemudian, gedung MI6 terkena serangan dan ledakan terjadi yang mengakibatkan tewasnya sejumlah karyawan MI6. Dibelahan Bumi yang berbeda, Bond yang "sedang menikmati kematiannya", langsung kembali London setelah mengetahui bahwa telah terjadi serangan terhadap gedung MI6 di London dengan motif Cyber-Terrorism yang pelakunya masih belum diketahui, sesuai berita yang didapat dari CNN International. Sehabis pulang kerja, M yang sedang menyibukkan diri untuk merapikan rumah kaget dengan keberadaan Bond, Ia sendiri langsung diminta oleh M untuk memperbarui nilai latihan fisik dengan melakukan pelatihan secara intensif selama berjam-jam dari push up hingga ketepatan menembak, disela-sela waktu, Ia mengeluarkan pecahan peluru yang ada pada dirinya dan meminta divisi analisa senjata untuk melakukan pengecekan terhadap peluru yang ditembakkan. Beberapa waktu kemudian, Divisi Analisa Senjata memberikan simpulan bahwa peluru yang mengenai tubuhnya itu memiliki pengguna yang tidak sembarang orang miliki dan ternyata, dibalik indetifikasi peluru dan anlisa tersebut muncul gambar dan nama dari sang penyerang yang sebelumnya Ia kejar, yaitu Patrice yang dikenal sebagai seorang tentara bayaran. Dari penemuan itu, M langsung memerintahkan James untuk melakukan eksekusi terhadap Patrice sekaligus untuk memperoleh informasi kepada siapa Dia bekerja, tetapi sebelum berangat ke Shanghai, Ia bertemu dengan Q sebagai penyedia senjta dan inovator teknologi sebagai bantuan Agen dalam operasinya, seperti Walther PPK dengan ID Censor dan Wide-Ranging Radio Point.
Di China, Bond mengikuti Patrice dan diseberang bangunan, Ia juga melihat melihat seorang wanita. Secara tidak disadari oleh Patrice, Bond langsung menyerangnya dari belakang, akhirnya Patrice jatuh sebelum Bond dapat mengetahui siapa majikannya itu. Pencarian Bond berlanjut sampai ia menemukan sebuah undangan yang menuju ke tempat perjudian, yang mendorongnya untuk bermain disebuah kasino, di mana dia membayar € 4 juta untuk membunuh. Bond yang juga didampingi oleh Moneypenny melihat, seorang Wanita yang pernah Ia lihat sebelumnya, tak lama Wanita tersebut datang ke arah Bond dan memeperkenalkan dirinya sebagai Sèvérine. Usai berkenalan, Bond bertanya kepadanya diperkejakan oleh Siapa dirinya, Severine memperingatkan Bond bahwa ia akan dibunuh, namun berjanji untuk membantunya jika Bond berniat akan membunuh majikannya. Bond mengalahkan penyerangnya dengan bantuan dari Moneypenny dan Severine diperahunya. Mereka melakukan perjalanan ke sebuah pulau, tetapi tidak lama kemudian mereka ditawan oleh awak dan dikirim ke majikan Severine yaitu Raoul Silva. Silva sebelumnya bekerja dengan M dan menyalahkannya karena ditangkapnya dirinya oleh China. Silva membunuh Severine, namun Bond mengalahkan penjaga dan Silva dan membawanya kembali ke Inggris.
Sekembalinya dari Macau, di markas MI6 Q mencoba untuk mendekripsi laptop Silva, tapi bukannya berhasil, komputer malah terprogram untuk mengakses sistem komputer dan setelah terjadi proses Fix and Match yang dibantu juga oleh Bond, tergambar bahwa Silva telah merencanakan pelarian menggunakan peta bahwa tanah London. Dibantu menggunakan komunikasi oleh Q, Bond langsung dengan cepat masuk kedalam stasiun dan masuk kedalam Underground. Dikejar oleh Bond, Silva yang mengadopsi penyamaran sebagai polisi membuat Bond gagal mendapatkan Silva. Sementara itu, M yang sedang menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Kementerian Pertahanan dan Intelijen dan didampingi oleh House of Lord diberithukan oleh Bond untuk segera menghindar dari gedung tersebut melalui ponsel Asisten M, namun M menolak untuk melakukannya agar jabatannya tidak berakhir dengan fatal, langsung M berhadapan dengan Silva bersama pengawalnya yang menyerang RDP tersebut. Bond tiba untuk bergabung dengan Mallory dan Moneypenny dalam mengalahkan serangan dari Silva dan M bergegas dari gedung oleh asistennya. Tidak memperhatikan sekitar, Bond mengajak M menggunakan mobilnya menjauh dari tempat kejadian dan setelah bertukar untuk sendiri Aston Martin DB5, mendorong dia untuk rumah masa kecilnya yang terpencil di Skotlandia yang diberi nama Skyfall. Dia menginstruksikan Q untuk meninggalkan jejak elektronik untuk Silva untuk mengikuti, keputusan yang didukung oleh Mallory.
Di Skyfall, Bond dan M bertemu Kincade, pengawas binatang liar untuk keluarga Bond. Trio hanya ringan bersenjata, tapi berimprovisasi serangkaian jebakan. Ketika Silva tiba, Bond, M dan Kincade melawan serangan pertama, meskipun M terluka dalam proses tersebut. Silva tiba dengan helikopter untuk serangan gelombang kedua dan Bond mengirimkan M dan Kincade melalui sebuah terowongan di belakang lubang imam untuk sebuah kapel. Serangan kedua terdiri dari senjata dari helikopter, dengan Silva melemparkan granat pembakar ke dalam gedung. Bond meledakan tongkat dinamit dengan dua tabung gas dan retret ke terowongan yang sama seperti M dan Kincade. Ledakan yang dihasilkan menyebabkan helikopter kecelakaan, menewaskan sejumlah orang komplotan Silva. Silva melihat sinar obor Kincade dan mengikuti dan tiba di sebuah danau beku di depan Bond. Bond menyerang komplotan Silva dan mereka jatuh ke dalam es dan Bond membunuhnya. Sementara itu Silva membuat perjalanan ke kapel dan memaksa pistolnya ke tangan M di mana ia meminta dia untuk membunuh mereka berdua. Bond tiba dan membunuh Silva, namun M yang terluka tidak mampu diselamatkan dan meninggal dunia. Posisinya sebagai kepala MI6 diambil oleh Mallory, sementara Moneypenny memutuskan untuk tidak menjadi agen lapangan lagi usai pengalamannya menembak Bond.
Skyfall dirilis perdana pada tanggal 23 Oktober 2012, dengan rilis umum di Inggris pada tanggal 26 Oktober 2012. Film ini menjadi film Bond pertama yang dirilis di bioskop-bioskop IMAX. Rilis film bertepatan dengan ulang tahun ke-50 dari seri James Bond, yang dimulai dengan Dr. No pada tahun 1962.
Pemain :
Daniel Craig : James Bond
Judi Dench : M
Javier Bardem : Silva
Ralph Fiennes : Gareth Mallory
Naomie Harris : Eve
Bérénice Marlohe : Severine (as Bérénice Lim Marlohe)
Albert Finney : Kincade
Ben Whishaw : Q
The Man with the Golden Gun merupakan film James Bond ke-9 yang dirilis tahun 1974. Film ini merupakan film kedua bagi Roger Moore sebagai pemeran James Bond. Lagu tema film ini yang berjudul sama dinyanyikan oleh Lulu. Sutradara film ini adalah Guy Hamilton. Sementara untuk komposer album musiknya oleh John Barry.
The Man with the Golden Gun yang berbasis dari novel Ian Fleming tahun 1965 yang berjudul sama mengisahkan tentang seorang penjahat yang menggunakan sebuah pistol dan peluru emas dalam melaksanakan aksinya, dimana peluru tersebut ia pesan secara pribadi dari Hongkong.
Francisco Scaramanga, sang pengguna pistol dan peluru emas tersebut ternyata memiliki rencana lain. Ia mengembangkan sebuah senjata pemusnah massal yang ditenagai oleh cahaya matahari. Ia bertujuan untuk menghancurkan beberapa negara yang ia anggap sebagai musuh.
Pemain
James Bond – Roger Moore
Fransisco Scaramanga – Christopher Lee
Goodnight – Britt Ekland
Andrea – Maud Adams
Nick Nack – Herve Villechaize
J. W. Pepper – Clifton James
Hai Fat – Richard Lod
Rodney – Marc Lawrence
Lazar – Marne Maitland
M – Bernard Lee
Q – Desmond Llewelyn
Miss Moneypenny – Lois Maxwell
Goldfinger (1964) adalah film ketiga dalam seri James Bond dengan bintang Sean Connery sebagai MI6 agen James Bond . Hal ini didasarkan pada novel dengan nama yang sama oleh Ian Fleming. Film ini juga dibintangi Honor Blackman sebagai gadis Bond Pussy Galore dan Gert Fröbe sebagai karakter judul Aura Goldfinger, bersama dengan Shirley Eaton sebagai gadis Bond ikon Jill Masterson. Goldfinger diproduksi oleh Albert R. Broccoli dan Harry Saltzman dan adalah yang pertama dari empat film Bond yang disutradarai oleh Guy Hamilton.
Awalnya bond mendapat tugas untuk mematai gerak Goldfinger, karena menurut investigasi ia adalah penyeludup emas Internasional, namun bagaimana ia melakukan kegiatan itu dan Siapa saja orang-orang yang terlibat. Pekerjaan Bond menjadi sulit karena Goldfinger selalu dikawal oleh pengawalnya yang hebat. Disamping menyeludupkan emas Goldfinger rupanya punya tujuan yang lebih besar yaitu merampok Depository di Fort Knox yaitu gudang emas terbesar di Amerika Serikat.
Informasi ini diberikan Bond kepada pemerintah Amerika, agar bersiap menghadapi serangan Goldfinger. lalu benarkah Goldfinger hendak menguasai emas di Fort Knox, bukankah ia sudah memiliki banyak emas. Jawabannya dapat disaksikan dalam film ini.
Film ini mendapat sambutan yang sangat baik ketika ditayangkan, hanya dalam waktu 2 minggu biaya pembuatan film Goldfinger sudah impas. tidak itu saja penjualan gadget dan merchain dan mainan seperti duplikat mobil Aston Martin DB5 dalam film ini laku keras. belum lagi patung emas Sherly Eaton yang di cat emas juga banyak di buru orang.
Goldfinger adalah film Bond pertama yang memenangkan Academy Award. Film ini juga sukses secara finansial.
Bintang :
Sean
Connery (James Bond), Honor Blackman (Pussy Galore), Gert Fröbe
(Goldfinger ), Shirley Eaton (Jill Masterson), Tania Mallet (Tilly
Masterson),Harold Sakata (Oddjob/Tosh Togo), Bernard Lee (M)
Sutradara :
Guy Hamilton
Musik :
John Barry
Tahun Penayangan :
1964
Film James Bond 007 ke : 3
Informasi film : 0812 82 30984
Thunderball (1995) adalah film ke 4 dari seri James Bond yang dibintangi oleh Sean Connery. Film ini mengisahkan dua bom atom milik Nato dicuri Spectra, sebuah organisasi kejahatan yang paling ditakuti dunia. Mereka mengancam akan meledakan kedua bom di Inggris dan Amerika bila tuntutan mereka sebesar £ 100 juta tidak dilakukan Nato dan sekutunya.
Tuntutan tersebut harus segera dilakukan sebelum 40 jam kedepan, dengan waktu yang sangat terbatas itu Bond mendapat tugas untuk menyelidiki dimana kedua bom itu berada. Disini keahliannya sebagai mata-mata mendapat tantangan yang tidak mudah bahkan dibeberapa peristiwa hampir merengut jiwanya.
Thunderball dibuat dengan detil yang sangat mengagumkan dalam layar lebar panavision yang memungkinkan film dibuat dalam durasi diatas 2 jam lebih. Dengan tehnologi pembuatan film yang terbaik masa itu, plus cerita yang sangat menarik, tidak heran film ini menghasilkan pendapatan total $ 141.200.000 di seluruh dunia, melebihi pendapatan dari tiga Bond sebelumnya.
Bagi yang berminat pada film Thunderball dapat menghubungi 0812 82 30984
James Bond 007 merupakan karakter fiksi yang diciptakan tahun 1953 oleh penulis Inggris bernama Ian Fleming, yang kemudian muncul dalam dua belas novel dan dua koleksi cerita pendek versi original. Karakter ini kemudian digunakan dalam waralaba media film terlaris dan tersukses di seluruh dunia sampai saat ini, dimulai tahun 1962 dalam Dr. No.
Ada 23 film yang dirilis dan termasuk dalam seri produksi "resmi" EON Productions, yang terakhir dan terbaru sampai saat ini adalah Skyfall yang dirilis tanggal 26 Oktober 2012. Selain versi EON, pihak produser lain juga mencoba mengembangkan cerita James Bond seperti pada film Never Say Never Again (1983).
Daftar film James Bond resmi produksi EON Productions
1. Dr. No (1962) (Pemeran : Sean Connery)
2. From Russia with Love (1963) (Pemeran : Sean Connery)
3. Goldfinger (1964) (Pemeran : Sean Connery)
4. Thunderball (1965) (Pemeran : Sean Connery)
5. You Only Live Twice (1967) (Pemeran : Sean Connery)
6. On Her Majesty's Secret Service (1969) (George Lazenby)
7. Diamon are Forever (1971) (Pemeran : Roger Moore)
8. Live and Let Die (1973) (Pemeran : Roger Moore)
9. The Man With the Golden Gun (1974) (Roger Moore)
10. The Spy Who Loved Me (1977) (Pemeran : Roger Moore)
11. Moonraker (1979) (Pemeran : Roger Moore)
12. For Your Eyes Only (1981) (Pemeran : Roger Moore)
13. Octopussy (1983) (Pemeran : Roger Moore)
14. A View to a Kill (1985) (Pemeran : Roger Moore)
15. The Living Daylights (1987) (Pemeran : Timothy Dalton)
16. Licence to Kill (1989) (Pemeran : Timothy Dalton)
17. Golden Eye (1995) (Pemeran : Pierce Brosnan)
18. Tomorrow Never Dies (1997) (Pemeran : Pierce Brosnan)
19. The World is not Enough (1999) (Pierce Brosnan)
20. Die Another Day (2002) (Pemeran : Pierce Brosnan)
21. Casino Royale (2006) (Pemeran : Daniel Craig)
22. Quantum of Solace (2008) (Pemeran : Daniel Craig)
23. Skyfall (2012) (Pemeran : Daniel Craig)
24. ......
Akhir 1950-an, EON Productions membeli hak cipta setiap novel 007 untuk diangkat ke layar lebar, kecuali untuk Casino Royale (yang baru bisa diambil alih tahun 1999. Adaptasi pertama film James Bond dari novel muncul pertama kali tahun 1962 dengan judul Dr. No, dengan pemeran utama Sean Connery sebagai Agen 007. Connery selanjutnya berperan dalam lebih dari enam film (termasuk Never Say Never Again tahun 1983, walaupun aslinya bukan merupakan produksi EON). Setelah Connery, pemeran Bond dilanjutkan oleh George Lazenby (satu film), Roger Moore (tujuh film), Timothy Dalton (dua film), Pierce Brosnan (empat film), dan Daniel Craig (saat ini baru tiga film). Sampai akhir 2012, telah ada 23 film yang di produksi oleh EON. Film ke-21, Casino Royale, dengan bintang Daniel Craig, dirilis tanggal 14 November 2006.
Serial film James Bond mampu meraup untung sampai 5 miliar dollar atau sekitar 13 miliar dollar bila dihitung termasuk nilai inflasi secara keseluruhan di berbagai negara. Film ke-23 yang berjudul Skyfall yang dirilis di AS tanggal 9 November 2012 mampu meraup untung sekitar 1 milar dollar AS, dan ini menempatkan James Bond sebagai film terlaris di dunia di atas Harry Potter, untuk saat ini.
Kesuksesan yang berhasil di raih oleh Skyfall membuat EON Productions bergerak cepat untuk mulai menggarap skenario Bond 24. Daniel Craig telah memastikan diri akan tetap berperan sebagai James Bond dalam dua film Bond selanjutnya yang masih tetap akan digarap bersama oleh EON Productions, Sony Pictures dan MGM. Sam Mendes (sebelumnya menyatakan mundur dari proyek ini) akan kembali menjadi sutradara untuk Bond 24.
Untuk memperoleh informasi tentang Film "James Bond" dapat menghubungi : 0812 82 30984